BAHAS WAWASAN NUSANTARA YUK!




Apa Itu Wawasan Nusantara?
Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam dan mengutamakan persatuan. Wawasan Nusantara berasal dari dua kata yaitu wawasan dan nusantara. Dimana wawasan sendiri berarti cara pandang, cara melihat, cara meninjau dan Nusantara berarti Satu kesatuan utuh wilayah, dalam wilayah mana terdapat 
pulau-pulau yang dihubungkan, didekatkan dan dipersatukan oleh laut.

Latar Belakang dan Landasan Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara dilatar belakangi oleh beberapa aspek, diantaranya adalah :
  1. Falsafah Pancasila
  2. Aspek Kewilayahan Nusantara
  3. Aspek Sosial Budaya
  4. Aspek Sejarah
Landasan wawasan nusantara terdiri dari dua hal, yang pertama adalah landasan idiil yaitu pancasila dan yang kedua adalah landasan konstitusional yaitu UUD 1945.

Dasar Hukum Wawasan Nusantara
1.      Ketetapan MPR No. IV/MPR/1973 tangal 22 Maret 1973
2.      TAP MPR No. IV/ 1978/ 22/ Maret/1978 tentang GBHN
3.      TAP MPR No. II/ MPR/ 1983/ 12/ Maret/ 1983

Hakikat Wawasan Nusantara
Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara atau nasional. Artinya secara luas, hakikat wawasan nusantara merupakan cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Tiap warga negara dan aparatur negara harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh dan menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.


Konsep Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara memiliki beberapa konsep dasar, diantaranya:
1.      Konsep Persatuan dan Kesatuan
Makna dari konsep ini adalah adanya Wawasan Nusantara memiliki tujuan untuk memperkuat nilai persatuan serta kesatuan antar suku bangsa di seluruh Indonesia. Masyarakat Indonesia tidak perlu mempermasalahkan perbedaan bahasa, daerah, serta suku untuk menjaga persatuan Indonesia serta untuk mencapai tujuan nasional.
2.      Konsep Kebangsaan
Makna dari konsep kebangsaan adalah negara Indonesia terdiri dari komponen bangsa dan suku. NKRI terbentuk atas kehendak dan perjuangan berbagai komponen warga Indonesia. Maka dari itu, pengetahuan akan hal itu perlu dimiliki untuk menjaga persatuan bangsa.
3.      Konsep Bhineka Tunggal Ika
Makna dari Bhineka Tunggal Ika adalah Indonesia memiliki beragam budaya masyarakat dengan latar belakang yang berbeda. Semboyan ini bukan sekedar kata yang mudah diucapkan. Akan tetapi, harus diwujudkan dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat.
4.      Konsep Negara Kepulauan
Indonesia adalah negara kepulauan, di mana konsepnya merupakan lautan yang ditaburi dengan pulau-pulau. Lautan ini bisa dijadikan sebagai media pemersatu. Untuk itu, pengetahuan mengenai Indonesia sebagai negara kepulauan serta maritime akan menjadi pembelajaran yang dapat menyatukan Indonesia.

Asas Wawasan Nusantara
Asas Wawasan Nusantara adalah hal mendasar yang harus ditaati, dipelihara, dipatuhi, dan diciptakan untuk mewujudkan ketaatan dalam komponen Bangsa Indonesia berdasar pada suku atau golongan yang dapat menciptakan kesepakatan bersama. Asas Wawasan Nusantara terdiri dari:
1.      Kepentingan yang Sama
Untuk mencapai tujuan dan cita-cita Nasional Indonesia, penyelenggaraan Wawasan Nusantara perlu didasari dengan rasa kepentingan yang sama.
2.      Keadilan
Setiap warga tidak boleh mengutamakan kepentingan kelompok dan golongan dalam upaya mewujudkan tujuan serta cita-cita Nasional. pihak lain tidak boleh merasa dirugikan dalam hal ini. keadilan juga harus tercermin saat melakukan pergaulan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
3.      Kejujuran
Ketika menjalankan Wawasan Nusantara, sifat jujur harus mendasarinya. Artinya, tujuan nasional haruslah tercapai dengan berani berkata, berpikir, serta bertindak sesuai dengan kenyataan yang ada dan dengan ketentuan yang benar adanya.
4.      Solidaritas
Solidaritas atau rasa setia kawan akan menjadi kekuatan tersendiri saat mewujudkan tujuan serta cita-cita Nasional. Seperti contohnya rela berkorban serta memberi pada sesama dalam hidup berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.
5.      Kerjasama
Asas kerjasama sangat penting dalam menjalankan Wawasan Nusantara sehingga akan mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional. sebab, kebersamaan serta gotong royong akan memudahkan suatu pekerjaan, termasuk diantaranya menghadapi tantangan dalam implementasi Wawasan Nusantara.
6.      Kesetiaan
Kesetiaan adalah asas yang sangat penting saat setiap elemen masyarakat telah membuat kesepakatan bersama untuk mencapai tujuan nasional. Hal ini menjadi dasar dalam memenuhi kesepakatan tersebut dengan berbagai usaha.

Unsur Wawasan Nusantara
Ada 3 unsur penting wawasan nusantara, yaitu :
1.    Wadah
Wadah kehidupan bermayarakat, berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang mempunyai sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka budaya adalah bangsa Indonesia. wadah meliputi wujud wilayah, tata inti organisasi, dan tata kelengkapan organisasi.
2.      Isi
Isi wawasan nusantara adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang ada pada pembukaan UUD 1945.
3. Tata Laku
Tata laku merupakan dasar interaksi antara wadah dan isi yang terdiri dari tata laku batiniah dan lahiriah.

Fungsi Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan Negara di pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Secara rinci fungsi wawasan nusantara dapat dibagi dalam 4 poin sebagai berikut :
  1. Fungsi sebagai konsepsi ketahanan nasional
  2. Fungsi sebagai konsepsi pembangunan nasional
  3. Fungsi sebagai pertahanan dan keamanan
  4. Fungsi sebagai wawasan kewilayahan



Komentar